Penyebab Urine Berwarna Kuning Setelah Minum Vitamin

Penyebab Urine Berwarna Kuning Urine sebuah zat yang dibuat dan diolah oleh ginjal. Ginjal sendiri adalah organ yang berperan untuk memfilter darah tiap lima menit sekali.

Ginjal akan meresap zat yang diperlukan oleh badan dan akan buang agen bola online terpercaya zat yang tidak terpakai lewat urine. Pada keadaan yang normal, urine akan warna jernih dan tidak bau. Namun pada keadaan sakit, umumnya urine akan warna kuning pekat dan keluarkan berbau. Penyebab Urine Berwarna Kuning

Lalu, bagaimana jadi bila warna urine berbeda kuning setiap saat Anda baru minum vitamin. Apa ini jadi sinyal bahaya? Penyebab Urine Berwarna Kuning

Menyikapi ini, dr. Reza Fahlevi, Sp. A menjelaskan, “Vitamin sebuah zat mikronutrien yang diperlukan badan dengan jumlah spesifik. Vitamin sendiri dipisah jadi dua, yakni vitamin larut lemak dan vitamin larut air. Untuk vitamin yang larut dalam lemak mencakup vitamin A, vitamin D, vitamin E, dan vitamin K. Sedang vitamin yang larut di air mencakup Vitamin C dan vitamin B.”

Lalu, apa normal bila urine warna kuning sesudah minum vitamin? Dokter Reza menerangkan, ada dua hal yang mengakibatkan urine warna kuning sesudah minum vitamin, yaitu:

Warna Vitamin Mengubah Warna Urine
Vitamin A dan vitamin C mempunyai warna kuning atau warna jelas yang lain memakai bahan warna dengan jumlah lumayan banyak. Selanjutnya, zat bahan warna yang kelebihan atau mungkin tidak diperlukan oleh badan akan terbuang bersama urine.
Vitamin yang Anda Konsumsi Macamnya Larut dalam Air
Sama seperti yang disebut awalnya, vitamin C dan vitamin B adalah dua tipe vitamin yang larut di air. Konsumsi ke-2 tipe vitamin ini akan tingkatkan resiko urine atau air kencing warna kuning.
Perlukah Anda cemas waktu urine warna kuning sesudah minum vitamin? Jawabnya tidak, karena ini ialah keadaan yang normal berlangsung.
Walau demikian, bila warna kuning urine dibarengi berbau menusuk, karena itu Anda harus siaga. Urine warna kuning pekat ialah sinyal badan alami dehidrasi.
Saat badan kekurangan cairan, jumlah zat urobilin dalam air kencing akan bertambah. Kekurangan air bisa membuat badan kesusahan untuk meleburkan senyawa urobilin.
error: Content is protected !!